BENTUK KOMUNIKASI
1. Komunikasi
Persona (Personal Communication)
a.
Komunikasi Intrapersona (Intrapersonal
Communication)
b.
Komunikasi Antar Personal (Interpersonal
Communication)
2. Komunikasi
Kelompok (Group Communication)
1)
Komunikasi Kelompok Kecil (Small Group Communication)
a.
Ceramah (Lecture)
b.
Panel Diskusi ( Discusion Communication)
c.
Simposium (Symposium)
d.
Forum
e.
Seminar
f.
Curah Saran (Brainstorming)
2)
Komunikasi Kelompok Besar (Large Group
Communication) Atau Public Speaking.
3.
Komunikasi Massa (Mass Communication)
a.
Pers
b.
Radio
c.
Televisi
d.
Film
e.
Dll.
4.
Komunikasi
Medio (Medio Communication)
a.
Spanduk
b.
Poster
c.
Pamflet
d.
Telepon
e.
Surat
SIFAT
KOMUNIKASI
1.
Tatap Muka (Face-To-Face)
2.
Bermedio (Mediated)
3.
Verbal
·
Lisan (Oral)
·
Tulisan/Cetak (Written/Printed)
4.
Non Verbal
·
Kial/Isyarat Badaniah (Gestural)
·
Bergambar (Pictorial)
METODE
KOMUNIKASI
1.
Jurnalistik (Journalism)
a.
Jurnalistik Cetak (Printed Journalism)
b.
Jurnalistik Elektronik (Electronik Journalism)
c.
Jurnalistik Radio (Radio Journalism )
d.
Jurnalistik Televisi (Television Journalism )
2.
Hubungan Masyarakat
3.
Pameran
4.
Propaganda
5.
Perang Urat Syaraf
6.
Penerangan
TEKNIK
KOMUNIKASI
1.
Komunikasi Interaktif
2.
Komunikasi Persuasif
3.
Komunikasi Instruktif
4.
Hubungan Manusiawi
TUJUAN
KOMUNIKASI
1.
Perubahan Sikap
2.
Perubahan Pendapat
3.
Perubahan Perilaku
4.
Perubahan Sosial
FUNGSI
KOMUNIKASI
1.
Memberikan Informasi
2.
Mendidik
3.
Menghibur
4.
Mempengaruhi
KOMUNIKASI
MASSA
Komunikasi
massa adalah suatu proses komunikasi yang mana komunikator-komunikator
menggunakan media untuk menyebarluaskan pesan-pesan secara luas dan
terus-menerus menciptakan makna-makna serta diharapkan dapat mempengaruhi
khalayak yang besar dan beragam dengan melalui berbagi cara. (DeFleur & Mc
Qual, 1985, Mc Qual 2000)
Ciri-Ciri
Komunikasi massa (Menurut Prof. Drs. Onong Uchjana Effendy, M. A)
1.
Berlangsung satu arah.
2.
Komunikator pada komunikasi massa melembaga.
3.
Pesan pada komunikasi massa bersifat umum.
4.
Media komuniksi massa menimbulkan keserempakan.
5.
Komunikan pada komunikasi massa bersifat
heterogen.
BENTUK-BENTUK
MEDIA KOMUNIKASI MASSA
Bentuk
media komunikasi massa:
1.
Media cetak (surat kabar, majalah)
2.
Media elektronik (radio siaran dan televisi
siaran)
3.
Media cyber (web dan media portal)
A.
Sejarah Surat Kabar
Di
Jerman:
Sejak ditamukannya mesin cetak Johann Gutten Burg.
Surat kabar pertama yang sungguh-sungguh terbit pada 1620 di Frankfurt, Brlin,
Hamburg.
Karakteristik surat kabar:
a.
Publisitas - Penyampaian pesan pada khalayak
sebanyak-banyaknya yang tersebar di berbagai tempat.
b.
Periodesitas – Menunjukan keteraturan terbitnya,
artinya continue, bisa harian, mingguan, maupun bulanan.
c.
Universalitas – Menunjukan pada isinya, beraneka
ragam dan dari seluruh dunia.
d.
Aktualitas – Surat kabar harus menyajikan
laporan atau berita tercepat/ terkini/ baru terjadi, serta berupa fakta.
e.
Terdokumentasikan – Suatu isi surat kabar, baik
dalam bentuk berita, artikel, feature, tajuk rencana, bahkan iklan, oleh
pembaca bisa dijadikan bahan dokumentasi/ dijadikan arsip.
B.
Majalah
Isi
majalah lebih spesifik dibandingkan dengan surat kabar, lebih mendalam mengupas
suatu persoalan dan aktualitas sangat rendah.
Kategori
majalah:
1.
Majalah berita – tempo, gatra, sinar, tiras.
2.
Majalah keluarga – ayah bunda, family.
3.
Majalah wanita – femina, kartini, sarinah.
4.
Majalah pria – matra.
5.
Majalah remaja wanita – gadis, kawanku.
6.
Majalah remaja pria – hai.
7.
Majalah anak-anak – bobo, ganesha, aku anak
shaleh.
8.
Majalah ilmiah populer – prisma.
9.
Majalah umum – intisari, warnasari.
1.
Majalah hukum – forum keadila.
1.
Majalah pertanian – trubus.
1.
Majalah olah raga – sportif.
Karakteristik
majalah:
·
Penyajiannya lebih mendalam dan sangat detail.
·
Nilai aktualitasnya rendah namun dapat bertahan
lama.
·
Gambar dan foto lebih banyak.
·
Cover/ sampul sebagai daya tarik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar