Senin, 11 Juli 2016

CeritaPengalaman: "Jerawat"



Hai semua, kali ini aku mau berbagi cerita tentang si kecil mungil yang bikin jengkel.. Ya, mungkin sebagian besar para remaja pernah ngalamin ini, dan sebagian besar pula ada yang merasa tidak PD (percaya diri) dengan kemunculannya, siapa dia? Dia adalah si kecil merah yang bernama “Jerawat”. Dan pada kesempatan ini aku mau berbagi cerita sekaligus pengalaman tentang si jerawat ini. Semua ini berawal ketika aku duduk dibangku kelas satu SMP, waktu itu aku yang masih sangat lucu dan polos,..Jhaa..hehe sangat tidak mengerti dengan adanya jerawat dimukaku ini. Awalnya muncul bintik merah di hidungku, yang membuat hidungku gatal dan sakit..dan lama-lama bintik itu semakin membesar dan seperti berisi nanah, lalu aku pun akhirnya menanyakan hal ini kepada mamah tercinta. “Mah, mah..lihat..kok di hidung leni ada bisul sih??” Mamah pun bingung dengan pertanyaan yang aku ajukan, tapi akhirnya mamah bersedia untuk menjelaskan apa yang terjadi pada hidungku ini. Mamah bilang, itu adalah jerawat bukan bisul dan artinya itu adalah tanda-tanda masa pubertas. Dengan penjelasan mamah yang malah bikin aku bingung, akhirnya aku pun berinisiatif untuk mencari tau sendiri mengenai jerawat di internet. Singkat cerita... akhirnya aku mengetahui apa itu jerawat, penyebabnya dan cara menghilangkan. 

Selama di SMP, si jerawat ini tidak begitu mengganggu, karena memang kemunculannya yang jarang. Dan bila muncul, pasti adanya di hidung, hehe.. Ok, perang antara aku dan jerawat dimulai saat aku melanjutkan sekolah ke SMK, yaa sebenarnya ke SMK itu bukan pilihan aku sendiri, oleh karena itu selama beberapa waktu aku pernah mengalami stress yang cukup berat dan membuat kemunculan si jerawat ini semakin menjadi-jadi. Ditambah lagi dengan kegiatan belajar di SMK yang mengharuskan siswanya untuk berangkat pagi dan pulang hingga sore bahkan ada yang hingga malam. Selain itu, pelajaran di SMK itu banyaknya minta ampun, disini selain belajar pelajaran jurusan, kita juga tetap belajar pelajaran umum. Huft..sangat melelahkan..

Selama di SMK banyak sekali kegiatan yang menantang fisik maupun mental, disana kita benar-benar dilatih dengan keras, ya kaya sekolah di AKMIL aja, soalnya disini itu kita semua anak SMK dipersiapkan untuk nantinya kerja di industri dengan baik dan siap, tapi seru sih kalau dijalaninnya dengan have fun. Baru satu tahun di SMK, banyak sekali perubahan yang terjadi pada hidupku baik positif maupun negatif, termasuk pada mukaku ini, jerawat benar-benar sangat merusak wajahku ini. Bukan hanya di hidung tapi kini jerawat sudah menyerang bagian jidad, dagu, dan pipi. Dan ini benar-benar membuat aku semakin stres. Membuat aku jadi minder dan malu untuk bersosialisasi diluar lingkungan. Yap, jadi sekarang ini aku lebih banyak diam di dalam rumah daripada, bermain di luar. Kalau aku laki-laki sih ga masalah, tapi kalau perempuan kan bikin jadi turun mental dan ya ngertilah, hehe.

Semenjak itu, aku pun memeriksakan jerawat ini ke dokter, awalnya sih ke dokter umum dan disana dokter pun kaget melihat mukaku ini, dokter bilang ini sudah parah dan harus segera ke spesialis kulit. Tapi dokter tersebut tetap memberikanku obat, yaitu berupa salep TERIKORTIN dan obat tablet untuk diminum. Setelah berobat, memang jerawat mulai berkurang tapi ini tidak sembuh total. Hingga akhirnya aku pun pergi ke rumah sakit untuk berobat ke dokter spesialis kulit dan kelamin. Saat berobat dokter bilang jerawat pada mukaku ini jerawat batu, dan cukup parah.. sebenarnya semua jerawat bisa hilang dengan sendirinya. Dan faktor terbesar dari jerawat adalah ketidak seimbangan hormon pada tubuh. Dokter tersebut pun memberi aku lima macam obat, yaitu 2 cream yang terdiri dari tabir surya dan cream malam, lalu obat untuk diminum, sabun untuk pencuci muka dan satu botol cairan infusan Hcl untuk mengompres jerawat bila pecah. Singkat cerita, setelah satu minggu ternyata obat yang diberi tidak membuahkan hasil apapun. Huft..mungkin memang belum waktunya sembuh, hehe

Dan sebenarnya inilah yang menjadi masalah, memang beruntung orang yang memiliki kulit wajah yang halus dan mulus tanpa jerawat, tapi akan lebih baik kita yang mengalami jerawat ini untuk tidak selalu mengeluh dan menyesalkan apa yang sudah terjadi. Berpikirlah bahwa semua ini adalah cobaan dari yang maha kuasa, buatlah dirimu untuk selalu yakin akan adanya waktu untuk kesembuhan. Dan sesungguhnya dibalik kesulitan pasti akan tiba hari dimana akan ada kesenangan dan kebahagiaan.

Inilah yang kusadari, mungkin orang akan berkata ini sangat lebay atau apalah.. tapi inilah yang kurasakan, mereka yang tidak merasakan dan hanya berkata yang membuat sakit hatimu. Percayalah bahwa selalu ada hikmah dibalik semua ini, lalu apa hikmah yang dapat ku ambil?? Aku jadi bisa belajar untuk lebih bersabar, tidak selau mengeluh, dan berusaha untuk selalu semangat.
Kalian akan merasa cape, kalau kalian selalu mengeluh dengan hidup ini, syukuri saja semuanya. Janganlah kalian selalu melihat keatas, ada yang lebih parah dari kita. Memang kalau kita ingin membandingkan dengan yang lebih, pasti tidak akan ada habisnya..karena pasti akan ada yang lebih baik dan lebih baik lagi. Berkata saja memang mudah, tapi tidak ada salahnya kita memotivasi diri ini sendiri. Ya, mungkin ini cerita yang bisa kubagi, semoga ada manfaatnya ya untuk kalian..





Tidak ada komentar:

Posting Komentar