
Hai semua, kali ini aku mau
berbagi cerita tentang si kecil mungil yang bikin jengkel.. Ya, mungkin
sebagian besar para remaja pernah ngalamin ini, dan sebagian besar pula ada
yang merasa tidak PD (percaya diri) dengan kemunculannya, siapa dia? Dia adalah
si kecil merah yang bernama “Jerawat”. Dan pada kesempatan ini aku mau berbagi
cerita sekaligus pengalaman tentang si jerawat ini. Semua ini berawal ketika
aku duduk dibangku kelas satu SMP, waktu itu aku yang masih sangat lucu dan
polos,..Jhaa..hehe sangat tidak mengerti dengan adanya jerawat dimukaku ini. Awalnya
muncul bintik merah di hidungku, yang membuat hidungku gatal dan sakit..dan
lama-lama bintik itu semakin membesar dan seperti berisi nanah, lalu aku pun
akhirnya menanyakan hal ini kepada mamah tercinta. “Mah, mah..lihat..kok di
hidung leni ada bisul sih??” Mamah pun bingung dengan pertanyaan yang aku
ajukan, tapi akhirnya mamah bersedia untuk menjelaskan apa yang terjadi pada
hidungku ini. Mamah bilang, itu adalah jerawat bukan bisul dan artinya itu
adalah tanda-tanda masa pubertas. Dengan penjelasan mamah yang malah bikin aku
bingung, akhirnya aku pun berinisiatif untuk mencari tau sendiri mengenai
jerawat di internet. Singkat cerita... akhirnya aku mengetahui apa itu jerawat,
penyebabnya dan cara menghilangkan.
Selama di SMP, si jerawat ini
tidak begitu mengganggu, karena memang kemunculannya yang jarang. Dan bila
muncul, pasti adanya di hidung, hehe.. Ok, perang antara aku dan jerawat
dimulai saat aku melanjutkan sekolah ke SMK, yaa sebenarnya ke SMK itu bukan pilihan
aku sendiri, oleh karena itu selama beberapa waktu aku pernah mengalami stress
yang cukup berat dan membuat kemunculan si jerawat ini semakin menjadi-jadi.
Ditambah lagi dengan kegiatan belajar di SMK yang mengharuskan siswanya untuk
berangkat pagi dan pulang hingga sore bahkan ada yang hingga malam. Selain itu,
pelajaran di SMK itu banyaknya minta ampun, disini selain belajar pelajaran
jurusan, kita juga tetap belajar pelajaran umum. Huft..sangat melelahkan..
Selama di SMK banyak sekali
kegiatan yang menantang fisik maupun mental, disana kita benar-benar dilatih
dengan keras, ya kaya sekolah di AKMIL aja, soalnya disini itu kita semua anak
SMK dipersiapkan untuk nantinya kerja di industri dengan baik dan siap, tapi
seru sih kalau dijalaninnya dengan have
fun. Baru satu tahun di SMK, banyak sekali perubahan yang terjadi pada
hidupku baik positif maupun negatif, termasuk pada mukaku ini, jerawat
benar-benar sangat merusak wajahku ini. Bukan hanya di hidung tapi kini jerawat
sudah menyerang bagian jidad, dagu, dan pipi. Dan ini benar-benar membuat aku
semakin stres. Membuat aku jadi minder dan malu untuk bersosialisasi diluar
lingkungan. Yap, jadi sekarang ini aku lebih banyak diam di dalam rumah daripada,
bermain di luar. Kalau aku laki-laki sih ga masalah, tapi kalau perempuan kan
bikin jadi turun mental dan ya ngertilah, hehe.

Semenjak itu, aku pun memeriksakan
jerawat ini ke dokter, awalnya sih ke dokter umum dan disana dokter pun kaget
melihat mukaku ini, dokter bilang ini sudah parah dan harus segera ke spesialis
kulit. Tapi dokter tersebut tetap memberikanku obat, yaitu berupa salep
TERIKORTIN dan obat tablet untuk diminum. Setelah berobat, memang jerawat mulai
berkurang tapi ini tidak sembuh total. Hingga akhirnya aku pun pergi ke rumah
sakit untuk berobat ke dokter spesialis kulit dan kelamin. Saat berobat dokter
bilang jerawat pada mukaku ini jerawat batu, dan cukup parah.. sebenarnya semua
jerawat bisa hilang dengan sendirinya. Dan faktor terbesar dari jerawat adalah
ketidak seimbangan hormon pada tubuh. Dokter tersebut pun memberi aku lima
macam obat, yaitu 2 cream yang terdiri dari tabir surya dan cream malam, lalu
obat untuk diminum, sabun untuk pencuci muka dan satu botol cairan infusan Hcl
untuk mengompres jerawat bila pecah. Singkat cerita, setelah satu minggu
ternyata obat yang diberi tidak membuahkan hasil apapun. Huft..mungkin memang
belum waktunya sembuh, hehe
Dan sebenarnya inilah yang
menjadi masalah, memang beruntung orang yang memiliki kulit wajah yang halus
dan mulus tanpa jerawat, tapi akan lebih baik kita yang mengalami jerawat ini
untuk tidak selalu mengeluh dan menyesalkan apa yang sudah terjadi. Berpikirlah
bahwa semua ini adalah cobaan dari yang maha kuasa, buatlah dirimu untuk selalu
yakin akan adanya waktu untuk kesembuhan. Dan sesungguhnya dibalik kesulitan
pasti akan tiba hari dimana akan ada kesenangan dan kebahagiaan.
Inilah yang kusadari, mungkin
orang akan berkata ini sangat lebay atau apalah.. tapi inilah yang kurasakan,
mereka yang tidak merasakan dan hanya berkata yang membuat sakit hatimu. Percayalah
bahwa selalu ada hikmah dibalik semua ini, lalu apa hikmah yang dapat ku ambil??
Aku jadi bisa belajar untuk lebih bersabar, tidak selau mengeluh, dan berusaha
untuk selalu semangat.
Kalian akan merasa cape, kalau
kalian selalu mengeluh dengan hidup ini, syukuri saja semuanya. Janganlah kalian
selalu melihat keatas, ada yang lebih parah dari kita. Memang kalau kita ingin
membandingkan dengan yang lebih, pasti tidak akan ada habisnya..karena pasti
akan ada yang lebih baik dan lebih baik lagi. Berkata saja memang mudah, tapi
tidak ada salahnya kita memotivasi diri ini sendiri. Ya, mungkin ini cerita
yang bisa kubagi, semoga ada manfaatnya ya untuk kalian..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar